Rabu, 03 November 2010

PERBEDAAN ANTARA LOGIKA/ANALISIS, INTUISI, WAHYU, DAN MITOS



Logika/analisis
Intuisi/perasaan
Wahyu
Mitos
Logika merupakan cabang filsafat yang bersifat praktis berpangkal pada penalaran, dan sekaligus juga sebagai dasar filsafat dan sebagai sarana ilmu.
Intuisi adalah pengertian yang mendalam dan pengetahuan secara langsung tentang tingkat dari kesadaran yang lebih tinggi
wahyu adalah pemberitahuan secara tersembunyi dan cepat yang khusus diberikan kepada orang yang diberitahu tanpa diketahui orang lain
Mitos adalah cerita prosa rakyat yang ditokohi para dewa atau makhluk setengah dewa yang terjadi di dunia lain (kayangan) dan dianggap benar – benar terjadi oleh empunya cerita atau penganutnya.

berpangkal pada penalaran
Berasal dari suara hati
Berasal dari Tuhan
beredar dari generasi ke generasi.Sumbernya tidak diketahui

Terjadi melalui pemikiran atau penalaran yang pada akhirnya akan menarik sebuah kesimpulan terhadap suatu masalah yang kita hadapi.
Terjadi melalu sebuah perasaan sensasi dalam diri kita. Bisa datang tiba-tiba, atau terus menerus.
terjadi melalui pembicaraan berupa rumus dan lambang, dan terkadang melalui suara semata, dan terkadang pula melalui isyarat dengan anggota badan.

Terjadi pada masa lampau dan diceritakan secara turun menurun,sehingga kebenaran isinya tidak diketahui secara pasti.
Dimiliki oleh setiap orang,tetapi  tergantung bagaimana orang tersebut mengembangkan logikanya
Dimiliki oleh setiap orang,dan tergantung pada peka tidaknya orang tersebut mendengarkan suara hatinya.
Hanya dimiliki oleh orang tertentu yang terpilih.
Dimiliki oleh sebuah kelompok atau masyarakat yang diwarisinya dari generasi sebelum mereka.
. Berdasarkan proses penalarannya dan juga sifat kesimpulan yang dihasilkannya, logika dibedakan antara logika deduktif dan logika induktif.
Intuisi bersifat universal secara alami. Dengan intuisi kita memahami keesaan tentang hidup dan dan kehadiran energi di dalam pengalaman manusia sehari-hari. Dan ia ada dalam diri kita semua, selalu siap untuk digunakan dan selalu siap untuk menjadi semacam konsultan pribadi yang dapat memberi pengetahuan yang lebih mendalam
Wahyu bersifat khusus,artinya hanya dimiliki oleh orang tertentu yang dasar jiwanya begitu jernih dan kudrat dan siap menerima sinar ilahi agar kepadanya diberikan risalah ilahi yang dapat memenuhi keperluan manusia.
Mitos bersifat dinamis,artinya mengalami perubahan dan pengolahan lebih lanjut,hal ini disebabkan oleh proses adaptasi karena perubahan jaman.sehingga tidak terasa asing lagi bagi pendengarnya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar